TEMPAT WISATA ASIK DI KOTA
SOLO
NGARSOPURO
NIGHT MARKET
Belum lengkap nih
kawan, kalau ke kota Solo nggak mampir ke pasar malam Ngarsopuro. Yup,
Ngarsopuro atau yang dikenal dengan nama lain Ngarsopuran adalah salah satu
wilayah cagar budaya yang berada di kota Solo. Lokasi yang berdekatan dengan
Pura Mangkunegaran ini, setiap malam minggu dan minggu malam selalu menjadi
kawasan ramai dengan adanya night market alias pasar malam.
Buka dari jam 17.00
– 22.00 malam, pasar malam Ngarsopuro selalu dipadati oleh pengunjung.
Selain itu, pasar malam Ngarsopuro telah menjadi tempat wisata baru kota Solo,
maupun masyarakat sekitar yang mampir di kota Solo. Pasar malam ini sendiri,
dibuat untuk menampung pedagang-pedagang kreatif di kota Solo.
Disana kamu bakal
menemukan berbagai barang menarik seperti aneka batik, miniatur –
miniatur unik dan berbagai macam cinderamata khas kota Solo. Berbagai macam
jajanan dan makanan khas kota Solo juga banyak di jajakan disini. Harganya pun
terjangkau dan bisa ditawar pastinya.
Setelah capek
jalan-jalan dan berbelanja, kamu bisa beristirahat sejenak sambil duduk – duduk
menikmati suasana pasar malam Ngarsopuro yang menarik. Di kanan kiri pasar
malam, terdapat banyak lukisan pelukis terkenal dengan tema menarik di pajang
di sekitar dinding jalan. Dibeberapa sudut juga terdapat pajangan topeng-topeng
yang dilengkapi dengan lampu sorot dan juga patung-patung bertemakan alat musik
tradisional.
Cahaya-cahaya redup
yang berasal dari lampu-lampu etnik, membuat kawasan pasar malam ngarsopuro
terlihat eksotis dan terkesan kaya akan art. Membuat kita
seolah-olah enggan beranjak dari kawasan tersebut
KERATON
SURAKARTA
Bangunan
bersejarah itu berdiri megah di tepi lapangan Alun-Alun Utara kota Solo.
Disebelahnya berdiri pusat ekonomi
Pasar Klewer,
berdampingan dengannya adalah
Masjid Agung Surakarta.
Ketiganya menghadap tanah lapang yang luas. Simbol kebesaran kerajaan Mataram
Islam.
GLADAG,
GALABO, WISATA KULINER MALAM SOLO
Sedang berada di kota Solo?
mencari makan malam sekaligus bersantai di ruang terbuka setelah seharian lelah
beraktifitas? Bagi warga kota Solo mungkin akan setuju jika Gladag Langen Bogan
akan menjadi referensi utama mereka saat ini untuk bersantap malam sambil
bersantai.
Gladag
Langen Bogan solo adalah sebuah arena ruang terbuka berlokasi di sebelah timur
bundaran Gladag tepatnya di Jl. Mayor Sunaryo depan Beteng Trade centre dan
Pusat Grosir solo dan berbatasan dengan situs bersejarah beteng Vastenburg.
Areal
ini dimalam hari disulap oleh pemkot Solo menjadi areal terbuka tempat
berkumpulnya aneka macam kuliner khas kota Solo. Menurut sumber kami, di Gladag
Langen Bogan seluruh panganan khas kota Solo memiliki stand disini jadi merupakan tempat yang tepat untuk
berburu kuliner kota ini.
Tampak
kehadiran Gladag Langen Bogan Solo ini telah membuat kehidupan
malam dikota ini menjadi lebih semarak dan menyenangkan.
SUNDAY MARKET di
STADION
Pada Hari
Minggu pagi, Stadion Manahan berubah menjadi tempat yang paling banyak di
kunjungi di Kota Solo. Sunday Market di
Stadion Manahan Solo, begitu sebagian orang menyebutnya dan banyak pula orang
menyebutnya pasar pagi manahan. Memang pada hari minggu pagi Stadion Manahan sangatlah
ramai, di kunjungi masyarakat dari penjuru kota Solo dan juga luar kota Solo.
Sunday
Market atau Pasar minggu di Stadion Manahan Solo menjadi tempat berbagai
kegiatan bagi masyarakat. Berbagai macam pedagang, dari pedagang makanan dan
minuman, pakaian, cinderamata, hewan peliharaan, dan masih banyak lagi. Selain
itu, banyak juga perusahaan yang mengadakan promo produk mereka, dengan
panggung hiburan kecil yang pasti akan menambah keramaian Stadion Manahan di
Minggu pagi.
CAR FREE DAY SOLO
Masyarakat Kota Solo
punya ruang publik baru sejak beberapa bulan terakhir ini. Namanya Solo Car
Free Day. Solo Car Free Day ini adalah nama program pengosongan Jl Slamet
Riyadi dari berbagai jenis kendaraan bermotor, tiap hari Minggu pukul 05.00 WIB
hingga pukul 09.00 WIB. Alih-alih dipadati kendaraan bermotor, jalan utama di jantung kota Solo yang
super lebar itu tiap Minggu pagi menjadi ajang rekreasi, olahraga sekaligus
ajang bersosialisasi antarwarga. Warga Kota bengawan pun bisa dengan bebas
mengaltualisasikan diri selama 4 jam di ruang publik yang ramah lingkungan dan
bebas asap kendaraan, karena jalur lalu lintas kendaraan bermotor dialihkan ke
jalan lain di sekitarnya.
Asyiknya Menikmati
Kota Solo dengan Kereta Uap Jaladara
KOTA Solo yang sarat akan budaya dan seni menawarkan sebuah atraksi wisata
yang sayang jika dilewatkan, yakni sebuah kereta api uap kuno atau yang dikenal
sebagai sepur kluthuk bernama Jaladara. Wisatawan akan diajak tur berkeliling
ke berbagai tempat menarik di Solo. Uniknya, jalur kereta api berdampingan
langsung dengan jalan utama kota, tanpa pembatas.
Saat menaiki Jaladara, wisatawan bisa menikmati keindahan Kota Solo disepanjang rute perjalanan. Wisatawan berkesempatan melakukan wisata belanja dan wisata sejarah di sejumlah kawasan Stasiun Sangkrah Stasiun Purwosari.
Beberapa tujuan wisata
yang dikunjungi antara lain Pusat Grosir Solo (PGS), Benteng Trade Center
(BTC), Batik Danar Hadi, Museum Radya Pustaka, dan rumah dinas wali kota Loji
Gandung. Rute perjalanan
diawali dari Stasiun Purwosari dan berakhir di Stasiun Kota
(Sangkrah) dengan jalur rel sepanjang 5,6 km.
BUS TINGKAT WERKUDARA
Kota Solo saat ini
sudah mempunyai Bus Tingkat Wisata. Desain bus tersebut
berwarna merah dan dilengkapi tempat duduk yang nyaman. Ketinggiannya mencapai
4,5 meter dengan lebar layaknya bus pada umumnya, yakni sekitar 2,5
meter.
Bus tingkat ini hanya ditawarkan kepada wisatawan yang ingin berkeliling
Solo.Lokasi yang bisa dituju, antara lain Keraton Surakarta, Kampung Batik
Kauman dan Laweyan, Mangkunegaran, Museum Radya Pustakan dan sejumlah tempat
lainnya. Bus tingkat dapat mengantar wisatawan sesuai keinginannya. Bus tingkat wisata yang bertujuan untuk
menarik wisatawan telah dioperasikan mulai 20 Februari 2011. Selain itu,
bus tingkat ini juga berfungsi untuk mengenang masa lalu karena dapat diketahui
keberadaan bus tingkat masih populer. Dulu bus tingkat adalah bus reguler,
kalau bus tingkat kali ini konsepnya berupa bus wisata dengan paket atau
carter.
Pembelian Tiket
Calon Penumpang dapat
membeli tiket di tempat yang sudah disediakan secara eceran seharga Rp.
20.000,- untuk berkeliling kota Solo pulang pergi pada hari Sabtu, Minggu dan
hari libur. Untuk harga sewa (carter) dengan biaya Rp. 800.000,- per 3 jam
dengan biaya overtime Rp. 250.000,- per jam. Penyewa juga dapat meminta bus
berhenti di tempat-tempat tertentu selama lokasinya memungkinkan.