Rabu, 27 Juni 2012


TEMPAT WISATA ASIK DI KOTA SOLO

NGARSOPURO NIGHT MARKET

Belum lengkap nih kawan, kalau ke kota Solo nggak mampir ke pasar malam Ngarsopuro. Yup, Ngarsopuro atau yang dikenal dengan nama lain Ngarsopuran adalah salah satu wilayah cagar budaya yang berada di kota Solo. Lokasi yang berdekatan dengan Pura Mangkunegaran ini, setiap malam minggu dan minggu malam selalu menjadi kawasan ramai dengan adanya night market alias pasar malam.
Buka dari jam 17.00 – 22.00 malam, pasar malam Ngarsopuro selalu dipadati oleh pengunjung. Selain itu, pasar malam Ngarsopuro telah menjadi tempat wisata baru kota Solo, maupun masyarakat sekitar yang mampir di kota Solo. Pasar malam ini sendiri, dibuat untuk menampung pedagang-pedagang kreatif di kota Solo.
Disana kamu bakal menemukan berbagai barang menarik seperti  aneka batik, miniatur – miniatur unik dan berbagai macam cinderamata khas kota Solo. Berbagai macam jajanan dan makanan khas kota Solo juga banyak di jajakan disini. Harganya pun terjangkau dan bisa ditawar pastinya.
Setelah capek jalan-jalan dan berbelanja, kamu bisa beristirahat sejenak sambil duduk – duduk menikmati suasana pasar malam Ngarsopuro yang menarik. Di kanan kiri pasar malam, terdapat banyak lukisan pelukis terkenal dengan tema menarik di pajang di sekitar dinding jalan. Dibeberapa sudut juga terdapat pajangan topeng-topeng yang dilengkapi dengan lampu sorot dan juga patung-patung bertemakan alat musik tradisional.
Cahaya-cahaya redup yang berasal dari lampu-lampu etnik, membuat kawasan pasar malam ngarsopuro terlihat eksotis dan terkesan kaya akan art. Membuat kita seolah-olah enggan beranjak dari kawasan tersebut

KERATON SURAKARTA

Bangunan bersejarah itu berdiri megah di tepi lapangan Alun-Alun Utara kota Solo. Disebelahnya berdiri pusat ekonomi Pasar Klewer, berdampingan dengannya adalah Masjid Agung Surakarta. Ketiganya menghadap tanah lapang yang luas. Simbol kebesaran kerajaan Mataram Islam.

GLADAG, GALABO, WISATA KULINER MALAM SOLO

Sedang berada di kota Solo? mencari makan malam sekaligus bersantai di ruang terbuka setelah seharian lelah beraktifitas? Bagi warga kota Solo mungkin akan setuju jika Gladag Langen Bogan akan menjadi referensi utama mereka saat ini untuk bersantap malam sambil bersantai.
Gladag Langen Bogan solo adalah sebuah arena ruang terbuka berlokasi di sebelah timur bundaran Gladag tepatnya di Jl. Mayor Sunaryo depan Beteng Trade centre dan Pusat Grosir solo dan berbatasan dengan situs bersejarah beteng Vastenburg.
Areal ini dimalam hari disulap oleh pemkot Solo menjadi areal terbuka tempat berkumpulnya aneka macam kuliner khas kota Solo. Menurut sumber kami, di Gladag Langen Bogan seluruh panganan khas kota Solo memiliki stand disini jadi merupakan tempat yang tepat untuk berburu kuliner kota ini.
Tampak kehadiran Gladag Langen Bogan Solo ini telah membuat kehidupan malam dikota ini menjadi lebih semarak dan menyenangkan.

SUNDAY MARKET di STADION


Pada Hari Minggu pagi, Stadion Manahan berubah menjadi tempat yang paling banyak di kunjungi di Kota Solo. Sunday Market di Stadion Manahan Solo, begitu sebagian orang menyebutnya dan banyak pula orang menyebutnya pasar pagi manahan. Memang pada hari minggu pagi Stadion Manahan sangatlah ramai, di kunjungi masyarakat dari penjuru kota Solo dan juga luar kota Solo.
Sunday Market atau Pasar minggu di Stadion Manahan Solo menjadi tempat berbagai kegiatan bagi masyarakat. Berbagai macam pedagang, dari pedagang makanan dan minuman, pakaian, cinderamata, hewan peliharaan, dan masih banyak lagi. Selain itu, banyak juga perusahaan yang mengadakan promo produk mereka, dengan panggung hiburan kecil yang pasti akan menambah keramaian Stadion Manahan di Minggu pagi.

CAR FREE DAY SOLO

Masyarakat Kota Solo punya ruang publik baru sejak beberapa bulan terakhir ini. Namanya Solo Car Free Day. Solo Car Free Day ini adalah nama program pengosongan Jl Slamet Riyadi dari berbagai jenis kendaraan bermotor, tiap hari Minggu pukul 05.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Alih-alih dipadati kendaraan bermotor, jalan utama di jantung kota Solo yang super lebar itu tiap Minggu pagi menjadi ajang rekreasi, olahraga sekaligus ajang bersosialisasi antarwarga. Warga Kota bengawan pun bisa dengan bebas mengaltualisasikan diri selama 4 jam di ruang publik yang ramah lingkungan dan bebas asap kendaraan, karena jalur lalu lintas kendaraan bermotor dialihkan ke jalan lain di sekitarnya.

Asyiknya Menikmati Kota Solo dengan Kereta Uap Jaladara
KOTA Solo yang sarat akan budaya dan seni menawarkan sebuah atraksi wisata yang sayang jika dilewatkan, yakni sebuah kereta api uap kuno atau yang dikenal sebagai sepur kluthuk bernama Jaladara. Wisatawan akan diajak tur berkeliling ke berbagai tempat menarik di Solo. Uniknya, jalur kereta api berdampingan langsung dengan jalan utama kota, tanpa pembatas.
Saat menaiki Jaladara, wisatawan bisa menikmati keindahan Kota Solo disepanjang rute perjalanan. Wisatawan berkesempatan melakukan wisata belanja dan wisata sejarah di sejumlah kawasan Stasiun Sangkrah Stasiun Purwosari. 
Beberapa tujuan wisata yang dikunjungi antara lain Pusat Grosir Solo (PGS), Benteng Trade Center (BTC), Batik Danar Hadi, Museum Radya Pustaka, dan rumah dinas wali kota Loji Gandung. Rute perjalanan diawali dari Stasiun Purwosari dan berakhir di Stasiun Kota (Sangkrah) dengan jalur rel sepanjang 5,6 km. 


BUS TINGKAT WERKUDARA

Kota Solo saat ini sudah mempunyai Bus Tingkat Wisata. Desain bus tersebut berwarna merah dan dilengkapi tempat duduk yang nyaman. Ketinggiannya mencapai 4,5 meter dengan lebar layaknya bus pada umumnya, yakni sekitar 2,5 meter.
Bus tingkat ini hanya ditawarkan kepada wisatawan yang ingin berkeliling Solo.Lokasi yang bisa dituju, antara lain Keraton Surakarta, Kampung Batik Kauman dan Laweyan, Mangkunegaran, Museum Radya Pustakan dan sejumlah tempat lainnya. Bus tingkat dapat mengantar wisatawan sesuai keinginannya.
Bus tingkat wisata yang bertujuan untuk menarik wisatawan telah dioperasikan mulai 20 Februari  2011. Selain itu, bus tingkat ini juga berfungsi untuk mengenang masa lalu karena dapat diketahui keberadaan bus tingkat masih populer. Dulu bus tingkat adalah bus reguler, kalau bus tingkat kali ini konsepnya berupa bus wisata dengan paket atau carter.
Pembelian Tiket
Calon Penumpang dapat membeli tiket di tempat yang sudah disediakan secara eceran seharga Rp. 20.000,- untuk berkeliling kota Solo pulang pergi pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Untuk harga sewa (carter) dengan biaya Rp. 800.000,- per 3 jam dengan biaya overtime Rp. 250.000,- per jam. Penyewa juga dapat meminta bus berhenti di tempat-tempat tertentu selama lokasinya memungkinkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar